Madina Perketat Posko Covid-19 Perbatasan Sumut – Sumbar

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mandailing Natal Drs. M. Sahnan Pasaribu, MM usai menghadiri rapat terkait Pasca penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di Aula Kantor Bupati Komplek Perkantoran Payaloting Panyabungan Kab. Mandailing Natal. Selasa, 28/4/2020.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan tentang penetapan PSBB di wilayah Provinsi Sumatera Barat dan penerapannya tengah berjalan selama 14 hari, hingga sampai 5 Mei 2020 mendatang, untuk itu Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara (Sumut) telah mengambil keputusan untuk memperketat akses pintu keluar-masuk perbatasan Sumut – Sumbar, hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di Mandailing Natal.

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sangat proaktif dalam menanggapi situasi Pandemi Covid-19 ini,” berbagai usaha telah dilakukan Pemkab Madina beserta Forkopimda dalam melindungi masyarakat di wilayah Mandailing Natal ini sehingga tidak terjangkit dari virus corona disease 2019 (covid-19), pada dasarnya semua yang dilakukan itu sesuai protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah dalam menghadapi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini”.

Sesuai dengan arahan Bupati Mandailing Natal pada setiap rapat, Pemkab Madina berusaha untuk berbuat yang terbaik bagi masyarakat dalam menghadapi penyebaran Covid-19. Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa juga terus berusaha dan bekerja untuk menjaga wilayahnya masing-masing.

Kekhawatiran akan penutupan Posko Perbatasan Kecamatan Muarasipongi sehingga tidak terpantaunya arus keluar masuk kendaraan dan orang diperbatasan Sumut – Sumbar, Kadiskominfo Madina mengatakan hal ini tidak perlu terlalu dikhawatirkan karena sejak Sumbar menerapkan PSBB, Kab. Mandailing Natal justru akan memperkuat posko perbatasan dan menambah jumlah personil penjagaan Posko di Muarasipongi dan Rantobaek, serta akan diperkuat lagi dengan Posko Kepolisian Ops. Ketupat Toba 2020.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis bahwa tidak akan ada penutupan Posko di Kecamatan Muarasipongi diperbatasan Sumut – Sumbar.” kita sudah mempertimbangkan segala aspek dan tetap memperkuat Posko Covid-19 di Perbatasan, jadi kita himbau agar jangan dikhawatirkan karena Pemerintah serta DPRD Kab. Madina akan berusaha berbuat yang terbaik untuk masyarakat”.

TIM REDAKSI